Wednesday, April 01, 2026

IPAS DAN SENI RUPA

0 comments

640+ Bismillah In Arabic Ilustrasi, Grafik Vektor, & Clip ...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِوَبَرَكَاتُهُ

 Anak sholeh dan sholeha kelas VA,bagaimana kabarnya di hari Kamis yang ceria ini,semoga kita semua dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat aamiin.Alhamdulillah Hari ini kita kembali bertemu lagi untuk belajar IPAS dan Seni Rupa

Seperti biasa sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, terlebih dulu kita akan melaksanakan kegiatan  menyimak tauziah,sholat dhuha dan tadarus

 

Yuk kita mulai belajar !             

1.Identitas Diri

A.      Nama                   : Rio Katmasanti

B.      Mapel                    : IPAS

C.      Hari/Tanggal         :  Rabu ,2 Maret 2026

D.      Kelas                      : VA

E.       Materi Pokok         : Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Penjajah

  2.  Tujuan Pembelajaran : Murid dapat  Menceritakan perjuangan bangsa melawan imperialisme, merenungkan serta meneladani semangat pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Isi Materi : 
Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah berlangsung berabad-abad, bertransformasi dari perlawanan fisik kedaerahan (Portugis, Belanda, Jepang) menjadi pergerakan nasional modern, hingga akhirnya memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945..
Penjajahan Belanda di Indonesia, yang dimulai sejak kedatangan Cornelis de Houtman pada 1596, didorong oleh monopoli rempah-rempah. Periode ini ditandai oleh kekuasaan dagang VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) (1602-1799), disusul pemerintah Hindia Belanda yang menerapkan sistem kejam seperti Tanam Paksa (Cultuurstelsel) dan Politik Liberal, sebelum akhirnya berakhir akibat invasi Jepang pada 1942. 
Poin-Poin Utama Masa Penjajahan Belanda:
  • Era VOC (1602-1799): Belanda menyatukan pedagangnya menjadi VOC untuk memonopoli rempah-rempah, mendirikan pusat administrasi di Batavia (1619). VOC bangkrut karena korupsi dan dibubarkan pada 31 Desember 1799.
  • Pemerintahan Hindia Belanda: Setelah VOC bubar, Nusantara dikelola langsung oleh pemerintah Belanda. Periode ini melibatkan eksploitasi besar-besaran, terutama melalui sistem Tanam Paksa (1830) untuk mengisi kas negara yang kosong.
  • Politik Liberal (1870-an): Sistem tanam paksa digantikan dengan kebijakan pintu terbuka, di mana pihak swasta asing diizinkan menanamkan modal dan membangun perkebunan, khususnya di Sumatera.
  • Politik Etis (1901): Diterapkan sebagai kebijakan "balas budi", yang mencakup edukasi, irigasi, dan emigrasi, namun lebih banyak menguntungkan pihak Belanda.
  • Perlawanan dan Akhir Penjajahan: Banyak perlawanan rakyat (seperti Perang Diponegoro, Perang Padri) yang pada akhirnya mampu diredam. Penjajahan Belanda berakhir secara efektif setelah Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang di Kalijati pada tahun 1942. [1, 2, 3, 4, 5]
Meskipun sering disebut dijajah selama 350 tahun, sejarawan modern menunjukkan bahwa penguasaan penuh Belanda atas seluruh nusantara secara riil terjadi pada kurun waktu yang lebih singkat, terutama setelah abad ke-19 dan awal ke-20. [1]
Berikut adalah rangkuman tahapan perjuangan Indonesia:
1. Perlawanan Fisik Kedaerahan (Sebelum Abad ke-20)
Perlawanan awal ditandai dengan sifat lokal, bergantung pada pemimpin karismatik, dan mudah dipecah belah oleh Belanda (devide et impera). 
  • Perang Padri (1803–1838): Dipimpin Tuanku Imam Bonjol di Sumatra Barat melawan Belanda.
  • Perang Pattimura (1817): Perlawanan rakyat Maluku melawan monopoli dagang Belanda.
  • Perang Diponegoro (1825–1830): Perang terbesar Belanda di Jawa yang hampir membuat Belanda bangkrut.
  • Perang Aceh (1873–1904): Perang terlama Belanda, menerapkan taktik gerilya.
  • Perang Banjar, Jagaraga Bali, dan Batak: Perlawanan terhadap penguasaan wilayah. 
2. Masa Pergerakan Nasional (Abad ke-20)
Perjuangan beralih dari senjata ke organisasi modern dengan tujuan Indonesia Merdeka. 
  • Kebangkitan Nasional (1908): Ditandai berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei.
  • Sarekat Islam (1911): Organisasi massa pertama yang berbasis ekonomi dan agama.
  • Indische Partij (1912): Organisasi politik pertama yang terang-terangan menuntut kemerdekaan.
  • Sumpah Pemuda (1928): Ikrar persatuan tanah air, bangsa, dan bahasa. 
3. Penjajahan Jepang (1942–1945)
Masa singkat namun menyengsarakan (Romusha). Perjuangan dilakukan melalui dua jalur: [1]
  • Kooperatif: Tokoh seperti Soekarno-Hatta menggunakan organisasi bentukan Jepang (PUTERA) untuk persiapan kemerdekaan.
  • Bawah Tanah/Gerilya: Perlawanan diam-diam untuk menghimpun kekuatan. [1]
4. Proklamasi dan Mempertahankan Kemerdekaan (1945–1949)
Setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, Belanda berusaha kembali, memicu perlawanan fisik dan diplomasi.
  • Pertempuran Fisik: Pertempuran 10 November di Surabaya, Palagan Ambarawa, Bandung Lautan Api.
  • Diplomasi: Perjanjian Linggajati, Renville, Roem-Royen, hingga Konferensi Meja Bundar (KMB) yang akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia pada 1949.
Perjuangan ini didasari semangat keberanian dan ketahanan untuk melepaskan diri dari penindasan dan mencapai tujuan bernegaraBerilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !
Latihan Soal 

1. Kedatangan Belanda pertama kali di Indonesia dipimpin oleh ....
a. Van Deventer
b. J.P. Coen
c. H.W. Daendels
d. Cornelis de Houtman

2. Inggris pernah menguasai Indonesia di bawah pimpinan ....
a. Johannes van den Bosch
b. Jan Pieterszoon Coen
c. Thomas Stamford Raffles
d. Pieter Both

3. Belanda pernah menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia. Pencetus sistem tanam paksa adalah ....
a. Daendels
b. Van den Bosch
c. Jansens
d. Raffles

4. Politik etis membawa kemajuan dalam bidang pendidikan dan mendorong tumbuhnya pergerakan nasional. Politik etis merupakan gagasan dari ....
a. Baron van Houvel
b. Van Deventer
c. Van den Bosch
d. Edward Douwes Dekker

5. Gubernur jenderal VOC yang mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia adalah ....
a. Johannes Van den Bosch
b. Jean Pieter Both
c. Jan Piterzsoon
d. Van de Kock

6. Berdirinya VOC atas prakarsa orang Belanda yaitu ....
a. Pieter Both
b. Jan Piterzsoon
c. Van den Bosch
d. Baron van Houvel

7. Tokoh Belanda yang menerapkan sistem kerja rodi ketika membangun jalan dari Anyer sampai Panarukan adalah ....
a. Raffless
b. Daendels
c. Janssen
d. Van den Bosch

8. Buku Max Havelaar ditulis oleh ....
a. Van Deventer
b. Edward Douwes Dekker
c. Van Mook
d. Pieter Both

9. Raja Kerajaan Banten yang dikenal gigih menentang VOC adalah ....
a. Sultan Ageng Tirtayasa
b. Sultan Agung Hanyakrakusuma
c. Sultan Hasanudin
d. Sultan Haji

10. Rakyat Tapanuli mengadakan perlawanan terhadap Belanda di bawah pimpinan ....
a. Teuku Umar
b. Sisingamangaraja XII
c. Pattimura
d. Tuanku Imam Bonjol

11. Perang terlama yang dihadapi Belanda dalam menumpas perlawanan rakyat Indonesia adalah perang ....
a. Paderi
b. Diponegoro
c. Puputan
d. Aceh

12. Raden Mas Ontowiryo adalah nama kecil dari ....
a. Sultan Agung
b. Pangeran Diponegoro
c. Sultan Hasanudin
d. Pangeran antasari

13. Organisasi pergerakan pertama yang berdiri di Indonesia adalah ....
a. Tri Koro Dharmo
b. Boedi Utomo
c. Jong Java
d. indische Partij

14. Tokoh perjuangan Indonesia yang mendapat julukan Ayam jantan dari Timur adalah ....
a. Kapitan Pattimura
b. Pangeran Antasari
c. Sultan Hasanudin
d. Tuanku Imam Bonjol

15. Salah satu penyebab terjadinya pertempuran rakyat Bali dengan Belanda adalah ....
a. Belanda mencampuri urusan kerajaan Bali
b. Belanda merampas hak para bangsawan Bali
c. Belanda menghapus hak tawan karang
d. masuknya adat Barat ke dalam istana 
🌼 SENI RUPA

Materi Pokok          : Sumber inspirasi karya seni rupa dari kehidupan sehari_hari    Tujuan Pembelajaran              

 Murid mampu memberikan respon terhadap kejadian sehari-hari, keadaan lingkungan sekitar dan perasaan atau emosinya melalui karya seni rupa yang memberi dampak positif bagi diri  dan lingkungan  terkecil                                            Isi materi

    Sumber Inspirasi Karya Seni Rupa dari Kehidupan Sehari-hari**

    A. Pengertian Inspirasi dalam Berkarya

    Inspirasi adalah ide atau gagasan yang muncul dari pengalaman, perasaan, dan lingkungan sekitar yang dapat   dijadikan bahan untuk membuat karya seni rupa.

    👉 Dalam seni rupa, inspirasi membantu murid menentukan tema dan ide gambar atau karya. 

    B. Kejadian Sehari-hari sebagai Sumber Inspirasi

    Kejadian sehari-hari adalah peristiwa yang sering dialami murid di rumah, sekolah, dan masyarakat.

    Contoh kejadian sehari-hari:

    • Pergi ke sekolah
    • Bermain bersama teman
    • Upacara bendera
    • Gotong royong membersihkan kelas
    • Berkunjung ke rumah nenek
    • Kegiatan lomba di sekolah

    👉 Kejadian tersebut dapat digambar atau dibuat menjadi karya seni.

    C. Perasaan Pribadi sebagai Sumber Inspirasi

    Perasaan pribadi dapat menjadi ide karya seni karena setiap perasaan dapat dituangkan melalui warna, bentuk, dan ekspresi gambar.

             Macam-macam perasaan:

    • Senang
    • Sedih
    • Marah
    • Takut
    • Bangga
    • Terharu

    Cara mengekspresikan perasaan dalam seni rupa:

    • Warna cerah → perasaan senang
    • Warna gelap → perasaan sedih atau takut
    • Garis tajam → perasaan marah
    • Bentuk lembut → perasaan tenang

    D. Keadaan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Inspirasi

    Lingkungan sekitar adalah tempat murid tinggal dan belajar.

    Contoh lingkungan sekitar:

    • Rumah dan halaman
    • Sekolah dan taman sekolah
    • Pasar, sawah, sungai, pantai
    • Lingkungan desa atau kota

    👉 Murid dapat menggambar lingkungan bersih, hijau, atau kondisi lingkungan yang perlu dijaga.

    E. Cara Mengidentifikasi Sumber Inspirasi

    Untuk menemukan inspirasi, murid dapat melakukan langkah berikut:

    1. Mengamati kejadian, perasaan, dan lingkungan
    2. Mencatat hal menarik yang dilihat atau dirasakan
    3. Menentukan tema karya (misalnya: “Lingkungan Sekolahku” atau “Perasaanku Hari Ini”)
    4. Membuat sketsa awal
    5. Mengembangkan sketsa menjadi karya seni rupa

    F. Contoh Tema Karya Berdasarkan Sumber Inspirasi

    Sumber Inspirasi

    Contoh Tema Karya

    Kejadian sehari-hari

    “Bermain di Lapangan”

    Perasaan pribadi

    “Aku Bahagia Hari Ini”

    Lingkungan sekitar

    “Taman Sekolahku yang Hijau”

     

    I. Kesimpulan

    Kejadian sehari-hari, perasaan pribadi, dan keadaan lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi dalam berkarya seni rupa. Dengan mengidentifikasi sumber inspirasi, murid dapat menghasilkan karya yang bermakna dan kreatif.

 

 

 

About Me

My photo
Biodata guru Nama : Rio Katmasanti,SPd.SD Pendidikan :S1 Unit Kerja : SD AL-Azhar 2 Bandar Lampung Guru Kelas : VA Jenis Kelamin : Perempuan Medsos : Instagram(riokatmasanti) Youtube (riokatmasanti)

IPAS DAN SENI RUPA

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِوَبَرَكَاتُهُ  Anak sholeh dan sholeha kelas VA,bagaimana kabarny a di hari Kamis yang ceria ini,se...

follower

Blog Archive

Search This Blog

ALAT PEMOMPA DARAH MANUSIA (JANTUNG

ALAT PEMOMPA DARAH MANUSIA (JANTUNG

MACAM - MACAM BANGUN DATAR

MACAM - MACAM BANGUN DATAR

My Blog List

Pages

Blogger templates

Pages - Menu