Capaian Pembelajaran: Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)
Tujuan Pembelagatan : Murid dapat dapat melakukam operasi penjumlagan pecahan berpenyebut sama dan berbeda
๐ฟMindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat secara sadar mengenali dan memahami konsep penjumlahan pecahan dengan penyebut sama dan berbeda. Peserta didik mampu menjumlahkan pecahan dengan tepat, memahami cara menyamakan penyebut menggunakan KPK, serta menyelesaikan penjumlahan pecahan dengan teliti.
Peserta didik menyadari pentingnya ketelitian dalam menghitung dan mampu memeriksa kembali hasil penjumlahan pecahanyang telah dikerjakan.
๐ก Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat memahami makna penjumlahan pecahan dengan penyebut sama dan berbedaserta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Peserta didik dapat menggunakan konsep penjumlahan pecahan untuk menyelesaikan masalah sederhana, seperti menghitung bagian makanan, panjang pita, atau jumlah bahan yang digunakan dalam suatu kegiatan. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa penjumlahan pecahan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
๐ Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan cara menjumlahkan pecahan dengan penyebut sama dan berbedamelalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan kartu pecahan, menggunakan gambar potongan kue, teka-teki pecahan, kuis interaktif, dan permainan kelompok.
Peserta didik dapat bekerja sama, berani mencoba berbagai strategi, serta merasa senang dan percaya diri dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahandengan tepat.
๐ Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik memahami konsep pecahan, pembilang, dan penyebut.
Peserta didik dapat menjumlahkan pecahan dengan penyebut samadengan benar.
Peserta didik dapat memahami cara menyamakan penyebut pecahanmenggunakan KPK.
Peserta didik dapat menjumlahkan pecahan dengan penyebut berbedadengan tepat.
Peserta didik dapat menyelesaikan penjumlahan pecahan dan menyederhanakan hasilnyajika memungkinkan.
Peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hariyang berkaitan dengan penjumlahan pecahan.
Peserta didik mampu memeriksa kembali hasil penjumlahan pecahandengan teliti serta menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya.
How are you on this cheerful Wednesday? I hope all of us are healthy, happy, and full of enthusiasm. Aamiin.Alhamdulillah, today we meet again to learn Mathematics. As usual, before we begin our learning activities, we will first listen to a short Islamic sermon (tausiyah), perform the Dhuha prayer, and recite the Qur'an (tadarus) together.
Let's start learning!
Have fun, stay focused, and do your best!
RANGKUMAN atterPenjumlahan Pecahan
1. Apa Itu Penjumlahan Pecahan?
Penjumlahan pecahan adalah kegiatan menjumlahkan dua pecahan atau lebih untuk mendapatkan hasil keseluruhan.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Ibu memiliki1/4bagian kue. Kemudian, Ibu 2/4bagian kue. Berapa jumlah kue Ibu?
1/4+2/4 =3/4
Jadi, jumlah kue Ibu adalah3/4bagian.
๐Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama
Jika kedua pecahan atau lebih memiliki penyebut (angka di bawah garis) yang sama, caranya sangat mudah:
Jumlahkan langsung pembilangnya (angka di atas garis).
Penyebutnya tetap sama.
Rumus:
a/b+c/b=a+c/b
Contoh:
2/5+1/5=2+1/5=3/5
๐น. Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Berbeda
Jika kedua pecahan memiliki penyebut yang berbeda, pecahan tersebut tidak bisa langsung dijumlahkan. Anda harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu.
Langkah-langkah:
Cari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari kedua penyebut untuk dijadikan penyebut baru yang sama (disebut juga penyebut bersama).
Sesuaikan Pembilang: Bagi KPK dengan penyebut lama masing-masing pecahan, lalu kalikan hasilnya dengan pembilang lama pecahan tersebut.
Jumlahkan: Setelah penyebutnya sama, jumlahkan kedua pembilang baru, sementara penyebutnya tetap (menggunakan KPK).
Contoh:
1/2+3/4 = ?
Cari KPK dari penyebut 2 dan 4. KPK-nya adalah 4.
Sesuaikan Pembilang:
Untuk 1/2 : 4÷2=2, lalu 2×1=2. Jadi, 1 /2 menjadi 2/4.
Untuk 3/4 : 4÷4=1, lalu 1×3=3. Jadi, 3/4 tetap 3/4.
Jumlahkan: 2/4+3/4=2+3/4= 5/4
๐ก Tips Mudah Mengingat
Penyebut sama
Jumlahkan pembilang, penyebut tetap.
Penyebut berbeda
Samakan penyebut menggunakan KPK, lalu jumlahkan pembilang.
Pecahan campuran
Jumlahkan bagian bilangan bulat dan pecahannya, lalu periksa hasilnya.
CP: Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri
sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.
TP :Murid dapat Merefleksikan
proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa
yang sesuai
Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik dapat secara sadar mengamati, mengenali, dan memahami
proses serta hasil karya seni rupa yang telah dibuat. Peserta didik
mampu mengidentifikasi pengalaman selama berkarya, seperti penggunaan
garis, bentuk, warna, tekstur, komposisi, dan teknik. Peserta didik
dapat mengungkapkan kelebihan, kesulitan, serta hal-hal yang perlu
diperbaiki pada karya dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.
Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat
merefleksikan proses dan hasil karya seni rupa dengan menghubungkannya
dengan pengalaman, ide, perasaan, dan tujuan yang ingin disampaikan
melalui karya. Peserta didik memahami bahwa kegiatan refleksi membantu
mereka mengetahui perkembangan kemampuan dalam berkarya, menghargai
proses kreatif, serta memahami bahwa setiap karya memiliki ide dan makna
yang berbeda. Dengan demikian, peserta didik dapat memberikan tanggapan
terhadap karya sendiri maupun karya orang lain secara tepat dan
menghargai.
Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat melakukan
refleksi terhadap proses dan hasil karya seni rupa melalui berbagai
kegiatan yang menyenangkan, seperti berbagi cerita tentang karya,
pameran mini di kelas, kegiatan gallery walk, permainan tebak
unsur seni rupa, diskusi kelompok, dan memberikan apresiasi sederhana
terhadap karya teman. Peserta didik dapat berani menceritakan proses
berkarya, mengungkapkan pendapat dan perasaan, menggunakan kosakata seni
rupa dengan tepat, serta menghargai karya diri sendiri dan karya orang
lain.
Alur Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat merefleksikan proses dan hasil karya yang telah dibuat dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.
How are
you on this cheerful Wednesday? I hope all of us are healthy, happy, and full of
enthusiasm. Aamiin.Alhamdulillah,
today we meet again to learn Seni Rupa . As
usual, before we begin our learning activities, we will first listen to a short
Islamic sermon (tausiyah), perform the Dhuha prayer,
and recite the Qur'an (tadarus) together.
Let's start learning!
Have fun, stay focused, and do your best!
Yuk, Kenali dan Ceritakan Karyamu!
Pernahkah kamu membuat gambar, lukisan, kolase, atau karya seni
lainnya? Setelah selesai, pernahkah kamu melihat kembali karyamu dan
berpikir, “Bagaimana ya proses aku membuat karya ini?” atau “Apa yang paling aku sukai dari karyaku?”
Nah, kegiatan melihat kembali dan menceritakan pengalaman membuat karya disebut refleksi. ✨
๐ Apa Itu Refleksi Karya?
Refleksi karya adalah kegiatan untuk menceritakan kembali proses dan hasil karya yang sudah kita buat.
Saat melakukan refleksi, kita bisa bercerita tentang:
๐ก Ide: Dari mana muncul ide karyaku?
๐️ Alat dan bahan: Apa saja yang aku gunakan?
✂️ Teknik: Bagaimana cara aku membuatnya?
๐จ Unsur seni rupa: Garis, bentuk, warna, tekstur, dan komposisi apa yang ada pada karyaku?
๐ Perasaan: Bagaimana perasaanku saat membuat karya?
⭐ Kelebihan: Bagian mana yang paling aku sukai?
๐ง Perbaikan: Bagian mana yang ingin aku perbaiki?
๐️ Ayo Kenali Kosakata Seni Rupa!
Agar ceritamu tentang karya semakin menarik, gunakan kosakata seni rupa berikut.
Kosakata
Artinya
Contoh
Garis
Jejak yang memanjang
Garis lurus, lengkung, zig-zag
Bentuk
Wujud suatu objek
Lingkaran, persegi, segitiga
Warna
Kesan yang terlihat pada objek
Merah, kuning, biru
Tekstur
Kesan permukaan benda
Halus, kasar, lembut
Komposisi
Susunan unsur dalam karya
Penempatan gambar dan warna
Teknik
Cara membuat karya
Menggambar, mewarnai, menempel
Pola
Susunan bentuk atau warna yang berulang
Pola bunga, garis, atau bentuk
๐ฌ Contoh Refleksi
“Aku membuat gambar taman karena aku suka bermain di taman.
Aku menggunakan garis lengkung untuk menggambar jalan dan menggunakan
warna hijau untuk rumput. Aku merasa senang saat membuat karya ini. Aku
paling suka bagian bunganya karena warnanya cerah. Namun, aku ingin
membuat pewarnaannya lebih rapi lagi.”
Wah, ternyata menceritakan karya itu menyenangkan, ya! ๐
Refleksi bukan untuk mencari kesalahan. Refleksi membantu kita mengetahui apa yang sudah hebat dan apa yang bisa kita lakukan lebih baik lagi.
๐จ Aku Seniman Hebat!
Setiap karya itu unik. Tidak harus sama dengan karya
teman. Yang paling penting adalah berani mencoba, menikmati proses, dan
bangga dengan hasil karya sendiri.
Terus berkarya, terus belajar, dan jangan takut berkreasi! ๐๐️✨
Biodata guruNama : Rio Katmasanti,SPd.SDPendidikan :S1Unit Kerja : SD AL-Azhar 2 Bandar LampungGuru Kelas : VB Jenis Kelamin : PerempuanMedsos : Instagram(riokatmasanti) Youtube (riokatmasanti)