السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِوَبَرَكَاتُهُ
Anak sholeh dan sholeha kelas VA,bagaimana kabarnya di hari Senin yang ceria ini,semoga kita semua dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat aamiin.Alhamdulillah Hari ini kita kembali bertemu lagi untuk belajar Matematika dan Bahasa Indonesia
Seperti biasa sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, terlebih dulu kita akan melaksanakan kegiatan menyimak tauziah,sholat dhuha dan tadarus
Yuk kita mulai belajar !
1.Identitas Diri
A. Nama : Rio Katmasanti
B. Mapel : Matematika
C. Hari/Tanggal : Senin ,20 April 2026
D. Kelas : VA
E. Materi Pokok : Ciri-ciri kubus dan balok
2. Tujuan Pembelajaran : Murid membangun model kubus dan balok dari jaring-jaring (mengonstruksi bangun ruang)
3.Isi Materi
Jaring-jaring kubus dan balok adalah rangkaian
enam bangun datar (persegi/persegi panjang) yang diperoleh dengan
membuka atau membelah rusuk-rusuk bangun ruang, lalu direbahkan. Jika
dilipat kembali menurut garis rusuknya, jaring-jaring tersebut akan
membentuk kembali bangun ruang semula.
- Definisi: Terdiri dari 6 buah persegi yang kongruen (sama besar).
- Pola: Terdapat 11 jenis pola jaring-jaring yang berbeda, yang paling umum adalah pola 1-4-1, 2-3-1, dan 3-3.
- Kunci: Keenam sisinya harus berukuran sama.
- Definisi: Terdiri dari 6 buah bangun datar persegi panjang (atau perpaduan persegi panjang dan persegi).
- Pola: Umumnya mengikuti pola 1-4-1, 2-3-1, 2-2-2, dan 3-3, di mana sisi-sisi yang berhadapan berukuran sama.
- Kunci: Memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi yang berbeda, berbeda dengan kubus yang semua sisinya sama.
Perbedaan Utama:
- Kubus: Terdiri dari 6 persegi identik.
- Balok: Terdiri dari 6 persegi panjang (atau kombinasi persegi panjang dan persegi).
Cara Mendapatkan:
Jaring-jaring dihasilkan dengan mengiris rusuk-rusuk kubus atau balok, lalu merebahkannya ke bidang datar.
Jaring-jaring dihasilkan dengan mengiris rusuk-rusuk kubus atau balok, lalu merebahkannya ke bidang datar.


0 comments:
Post a Comment