Monday, November 17, 2025

MATEMATIKA SAN PENDIDIKAN PANCASILA

Selasa,18 November 2025

Kelas : VA

 

Bismillah, Kaligrafi, Arab, Desain

 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 Anak sholeh dan sholeha kelas VA,bagaimana kabarnya di hari Selasa yang ceria ini, semoga kita semua kita semua  dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat aamiin.Alhamdulillah kita kembali bertemu lagi dalam keadaan sehat,hari ini kita akan melaksanakan kegiatan Sumatif harian 2 Mata pelajaran  Matematika dan Pembelajaran Pendidikan Pancasila

Seperti biasa sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, terlebih dulu kita akan melaksanakan kegiatan  menyimak tauziah,sholat dhuha dan tadarus

 

Yuk kita mulai belajar anak sholih sholiha  !

 

🌼 MATEMATIKA🌼

 
MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran : Murid dapat mengurutkan Bilangan desimal satu angka di belakang   koma

 

Metode Penbelajaran : Problem Based Learning (Pbl)

 

Alat Peraga                : LCD

MATERI AJAR

Mengurutkan Bilangan Desimal Satu Angka di Belakang Koma

Pengertian Bilangan Desimal

Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki tanda koma (,) untuk menunjukkan nilai pecahan.
Contoh bilangan desimal satu angka di belakang koma:

  • 3,2

  • 7,5

  • 1,8

  • 0,4

Angka pertama adalah bilangan bulat, angka setelah koma adalah nilai persepuluhan.

 Cara Membaca Bilangan Desimal

Contoh:

  • 3,2 → dibaca tiga koma dua

  • 0,7 → dibaca nol koma tujuh

  • 5,9 → dibaca lima koma sembilan

Membandingkan Bilangan Desimal

Agar bisa mengurutkan bilangan desimal, siswa harus bisa membandingkan lebih dulu.

Langkah Membandingkan Bilangan Desimal

  1. Bandingkan angka di depan koma (bilangan bulat)

    • Jika lebih kecil → bilangan lebih kecil

    • Jika lebih besar → bilangan lebih besar

  2. Jika angka bulat sama, bandingkan angka di belakang koma

    • Angka persepuluhan paling kecil → bilangan terkecil

    • Angka persepuluhan paling besar → bilangan terbesar

Mengurutkan Bilangan dari Terkecil ke Terbesar

Urutan dari terkecil → terbesar disebut menaik (ascending).

Langkah-langkah

  1. Bandingkan angka bulat masing-masing bilangan.

  2. Jika sama, bandingkan angka setelah koma (persepuluhan).

  3. Susun dari nilai paling kecil → paling besar.

Contoh

Urutkan:
2,3 – 2,1 – 3,0 – 1,9

  • Angka bulat: 1, 2, 2, 3

  • Mulai dari terkecil: 1 → 2 → 2 → 3

  • Bandingkan koma pada yang sama:

    • 2,1 < 2,3

Urutan:
👉 1,9 ; 2,1 ; 2,3 ; 3,0

 Mengurutkan Bilangan dari Terbesar ke Terkecil

Urutan dari terbesar → terkecil disebut menurun (descending).

Langkah-langkah

  1. Pilih angka bulat terbesar lebih dulu.

  2. Jika sama, pilih angka di belakang koma terbesar.

  3. Susun dari paling besar → paling kecil.

Contoh

Urutkan:
5,7 – 5,2 – 3,9 – 4,8
  • Angka bulat terbesar adalah 5

    • 5,7 > 5,2 → dua bilangan di posisi awal

  • Berikutnya 4,8

  • Terakhir 3,9

Urutan:
👉 5,7 ; 5,2 ; 4,8 ; 3,9

 Strategi Mudah untuk Siswa

Agar lebih mudah, ajarkan siswa tips berikut:

Gunakan Garis Bilangan

Siswa dapat menempatkan bilangan di garis bilangan dari 0–10.
Semakin kanan → semakin besar.

Samakan Bentuk Pecahan

Ubah bilangan desimal menjadi pecahan persepuluhan

  • 2,3 = 23/10

  • 2,1 = 21/10 → lebih kecil

Gunakan logika “uang”

Anggap angka setelah koma sebagai rupiah dalam ratusan

  • 3,7 = Rp3,70

  • 3,2 = Rp3,20 → lebih kecil

Cara ini sangat efektif untuk pemahaman cepat.

 Contoh Latihan

A. Urutkan dari terkecil ke terbesar

  1. 4,6 ; 4,2 ; 4,9
    4,2 ; 4,6 ; 4,9
  2. 0,5 ; 0,8 ; 0,1
    0,1 ; 0,5 ; 0,8
  3. 5,3 ; 2,7 ; 5,1 ; 2,4
    2,4 ; 2,7 ; 5,1 ; 5,3

. Urutkan dari terbesar ke terkecil

  1. 7,8 ; 7,2 ; 7,9
    7,9 ; 7,8 ; 7,2
  2. 1,4 ; 1,9 ; 1,0
    1,9 ; 1,4 ; 1,0
  3. 3,6 ; 2,9 ; 3,1 ; 2,0
    3,6 ; 3,1 ; 2,9 ; 2,0

. Kesimpulan

  • Bilangan desimal terdiri dari bilangan bulat dan bilangan persepuluhan.

  • Untuk mengurutkan, bandingkan angka bulat dulu, kemudian angka di belakang koma.

  • Urutan menaik: dari nilai kecil ke besar.

  • Urutan menurun: dari nilai besar ke kecil.

  • LATIHAN SOAL                                                                                                      1. Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil ke terbesar:

    3,4 – 3,1 – 3,7
    A. 3,7 ; 3,4 ; 3,1
    B. 3,1 ; 3,4 ; 3,7
    C. 3,4 ; 3,7 ; 3,1
    D. 3,1 ; 3,7 ; 3,4

    2. Urutkan bilangan berikut dari yang terbesar ke terkecil:

    5,8 – 5,2 – 5,9
    A. 5,2 ; 5,8 ; 5,9
    B. 5,9 ; 5,8 ; 5,2
    C. 5,8 ; 5,9 ; 5,2
    D. 5,9 ; 5,2 ; 5,8

    3. Manakah urutan yang benar dari terkecil ke terbesar?

    1,2 – 1,9 – 1,5
    A. 1,2 ; 1,5 ; 1,9
    B. 1,9 ; 1,5 ; 1,2
    C. 1,5 ; 1,2 ; 1,9
    D. 1,2 ; 1,9 ; 1,5

    4. Urutkan bilangan berikut dari terbesar ke terkecil:

    0,7 – 0,3 – 0,9
    A. 0,3 ; 0,7 ; 0,9
    B. 0,7 ; 0,9 ; 0,3
    C. 0,9 ; 0,7 ; 0,3
    D. 0,9 ; 0,3 ; 0,7

    5. Urutkan dari terkecil ke terbesar:

    4,1 – 4,9 – 4,3
    A. 4,1 ; 4,3 ; 4,9
    B. 4,9 ; 4,3 ; 4,1
    C. 4,3 ; 4,1 ; 4,9
    D. 4,1 ; 4,9 ; 4,3

    6. Urutkan bilangan berikut dari terbesar ke terkecil:

    2,4 – 2,1 – 2,8 – 2,5
    A. 2,8 ; 2,5 ; 2,4 ; 2,1
    B. 2,1 ; 2,4 ; 2,5 ; 2,8
    C. 2,5 ; 2,8 ; 2,4 ; 2,1
    D. 2,8 ; 2,4 ; 2,5 ; 2,1

    7. Urutkan bilangan berikut dari terkecil ke terbesar:

    6,5 – 6,1 – 6,9 – 6,3
    A. 6,9 ; 6,5 ; 6,3 ; 6,1
    B. 6,1 ; 6,3 ; 6,5 ; 6,9
    C. 6,3 ; 6,5 ; 6,1 ; 6,9
    D. 6,1 ; 6,5 ; 6,3 ; 6,9

    8. Manakah urutan yang benar dari terbesar ke terkecil?

    3,7 – 3,5 – 3,2
    A. 3,2 ; 3,5 ; 3,7
    B. 3,7 ; 3,5 ; 3,2
    C. 3,5 ; 3,7 ; 3,2
    D. 3,7 ; 3,2 ; 3,5

    9. Urutkan bilangan berikut dari terkecil ke terbesar:

    0,6 – 0,2 – 0,4 – 0,9
    A. 0,2 ; 0,4 ; 0,6 ; 0,9
    B. 0,9 ; 0,6 ; 0,4 ; 0,2
    C. 0,4 ; 0,2 ; 0,9 ; 0,6
    D. 0,2 ; 0,6 ; 0,4 ; 0,9

    10. Urutkan bilangan berikut dari terbesar ke terkecil:                                                      7,3 – 7,1 – 7,8 – 7,4

    A. 7,1 ; 7,3 ; 7,4 ; 7,8
    B. 7,8 ; 7,4 ; 7,3 ; 7,1
    C. 7,4 ; 7,8 ; 7,3 ; 7,1
    D. 7,8 ; 7,3 ; 7,4 ; 7,1
     

    🌸Pendidikan Pancasila🌸

    Tujuan Pembelajaran :  Peserta didik dapat Melaksanakan Musyawarah untuk Membuat Kesepakatan dan Aturan Bersama

     

    Metode Penbelajaran : Demostrasi

     

    Alat Peraga                : LCD

    Pengertian Musyawarah

    Musyawarah adalah kegiatan berunding atau berdiskusi bersama untuk mengambil keputusan dengan memperhatikan pendapat setiap anggota.
    Dalam musyawarah, setiap orang berhak menyampaikan pendapat, dan keputusan diambil secara mufakat (kesepakatan bersama).

     Ciri-Ciri Musyawarah

    1. Dilakukan dengan semangat kebersamaan.

    2. Setiap peserta mempunyai hak yang sama untuk berpendapat.

    3. Pendapat disampaikan dengan sopan dan santun.

    4. Keputusan diambil dengan mufakat.

    5. Hasil keputusan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

    Tujuan Musyawarah

    • Untuk mencapai kesepakatan bersama.

    • Menyelesaikan masalah dengan adil dan damai.

    • Melatih sikap toleransi dan menghargai perbedaan.

    • Meningkatkan kebersamaan dan persatuan dalam kelompok.

    Manfaat Musyawarah

    • Masalah dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan adil.

    • Semua anggota merasa dihargai dan dilibatkan.

    • Terbentuk rasa tanggung jawab atas keputusan bersama.

    • Menumbuhkan sikap demokratis dan gotong royong.

     Contoh Musyawarah di Kehidupan Sehari-Hari

    1. Di rumah: menentukan tempat liburan keluarga.

    2. Di sekolah: membuat jadwal piket kelas.

    3. Di masyarakat: menentukan kegiatan kerja bakti atau peringatan hari besar.

     Langkah-langkah Pelaksanaan Musyawarah

    1. Menentukan topik atau masalah yang akan dibahas.

    2. Menunjuk pemimpin musyawarah.

    3. Setiap peserta menyampaikan pendapat dan saran dengan sopan.

    4. Diskusi untuk menemukan solusi terbaik.

    5. Mengambil keputusan bersama (mufakat).

    6. Menyusun hasil keputusan musyawarah.

    7. Melaksanakan keputusan dengan tanggung jawab.

     Sikap dalam Musyawarah

    Peserta musyawarah hendaknya:

    • Menghormati pendapat orang lain.

    • Tidak memaksakan kehendak.

    • Mengutamakan kepentingan bersama.

    • Berbicara dengan sopan dan jelas.

    • Menerima hasil keputusan dengan ikhlas.

     Nilai-Nilai Pancasila dalam Musyawarah

    Musyawarah mencerminkan nilai-nilai:

    • Sila ke-4 Pancasila: “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”

    • Mengajarkan siswa untuk bersikap demokratis, bijaksana, dan mengutamakan kepentingan bersama.

     
     


0 comments:

Post a Comment

About Me

My photo
Biodata guru Nama : Rio Katmasanti,SPd.SD Pendidikan :S1 Unit Kerja : SD AL-Azhar 2 Bandar Lampung Guru Kelas : VA Jenis Kelamin : Perempuan Medsos : Instagram(riokatmasanti) Youtube (riokatmasanti)

IPAS DAN SENI RUPA

 Kamis,15 Jamuari 2026  Kelas : VA   السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِوَبَرَكَاتُهُ  Anak sholeh dan sholeha kelas ...

follower

Blog Archive

Search This Blog

ALAT PEMOMPA DARAH MANUSIA (JANTUNG

ALAT PEMOMPA DARAH MANUSIA (JANTUNG

MACAM - MACAM BANGUN DATAR

MACAM - MACAM BANGUN DATAR

My Blog List

Pages

Blogger templates

Pages - Menu